Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jembatan Merah Jayapura

 

Foto dengan latar jembatan merah Jayapura
Hari Kamis 23 Desember 2021 adalah waktu yang berkesan bagi saya di awal-awal bertugas di Jayapura. Tiga hari sebelumnya kami sudah merencanakan untuk  jalan-jalan sambil refreshing karena sudah akhir tahun. Saya pada dasarnya mendukung karena saya juga belum tahu menahu tentang lokasi wisata di Jayapura. Saya dengarnya waktu itu adalah di Pantai pasir dua, tapi begitu sampai dirumah ingatnya malah pantai Pasir Putih, jadi yang dirumah pada bingung pantai Pasir Putih di Jayapura itu dimana, saya bilang kalian yang orang lama saja tidak tahu apalagi saya yang orang baru. ternyata bukan tidak tahu tapi saya yang salah penyebutan nama😃😃. 

Pagi hari di tanggal 23 Desember 2021, angin bertiup kencang sekali di sekitar rumah. Tidak seperti biasanya. Jadi saya sampaikan kepada teman-teman bahwa kondisi alam sepertinya kurang mendukung untuk kami keluar dengan speedboat. Tapi sekitar jam 9 kondisi sudah mulai membaik. Jadi teman-teman pada sudah kumpul di kantor dengan bekal masing-masing. Saya ke kantor sudah hampir jam 11.00, sehingga begitu sampai di kantor, kami langsung jalan. 

Jadilah kami keluar dari Jayapura dengan speedboat awalnya menyenangkan. Anak saya Ela sangat antusias naik speedboat. Keliling ke perairan teluk Youtefa dibawah jembatan merah. Momen ini yang sudah lama saya tunggu, sejak tinggal di Jayapura, saya sudah sangat ingin foto di jembatan merah. karena bagi saya jembatan merah ini adalah icon di Jayapura. Jadi tidak afdol rasanya tinggal di Jayapura tapi belum foto di jembatan merah. 

Setelah puas-puas jalan di Teluk Youtefa, lanjut ke arah Holtekam, ternyata gelombang sangat tinggi. sehingga tidak bisa sandar di pantai Pasir Dua Holtekam. Gelombang tinggi ini menyebabkan anak saya Ela muntah-muntah. Yang awalnya begitu menikmati gelombang, tapi ketika sudah masuk di ruangan, malah muntah-muntah dan karena kelelahan akhirnya ketiduran. 

Secara pembentukan karakter, ini bagus supaya kelak mereka tidak takut di laut. Namun, memang berbahaya bila membawa anak dalam kondisi cuaca buruk










Posting Komentar untuk "Jembatan Merah Jayapura"